Jumat, 13 Desember 2013

Semalam Dengan Kereta Api



Malam itu posisi ku berada di Depok, UI (Universitas Indonesia). Hari itu waktu menunjukkan waktu pukul 20.00 malam. Binggung. Perjalanan pulang ke rumah bisa memakan waktu 3-4 jam jika mengendarai Deborah (bus kecil yang tidak ada AC nya, jika beruntung bisa duduk. Karena suka penuh). Bagaimana ini? aku ga ingin pulang larut malam. Ohya, hari itu aku bersama kawan ku. Dia bilang “mo pulang cepat atau lama?”, aku menjawab “pulang cepat dong”. Terus dia nyaranin aku untuk naik kereta. Wuzhhh.. malaikat sebelah kiri berbisik ‘ededehhh naik kereta? Kamu berani sendiri? Bukannya nanti bakalan transit ya? kan ga bisa kalo langsung ke st. pondok ranji. Mesti transit di Tanah abang. Emangnya kamu berani? Dah malam lagi kan!’. wuzhhh.. malaikat sebelah kanan berbisik ‘Wah ide bagus tuh! Kapan lagi naik kereta? Bisa pulang cepat lho! Dan bukannya kamu pengen banget ya naik kereta? Yang kayak di ceritanya Tooto-chan tuh. Ayoo terima aja ajakannya!’. Kira-kira 2 menit berpikir, ayoo tebak aku pilih apa? Ehehehe.. di lihat dari judulnya saja sudah kelihatannya ya :p yupp,, aku putuskan pulang naik kereta!! Gogogo!semangat.

Ah-ya, kawan ku juga ikut menemeni naik kereta. Hanya aja dia turun di st. Grogol. Tidak apa lah pikir ku. Kemudian kami pergi ke karcis kereta api. Sudah lama tidak naik kereta api, harga tiket naik maa L menjadi Rp 8.000, belum lagi aku transit di St. Tanah abang. Harga tiket menjadi Rp. 16.000. Subhanallah. Beruntung, kawan ku baik sekali, membelikan ku tiket. Aku hanya menambahkan uang Rp. 5000.

Ding..dong..ding..dong..3x pemberitahuan bahwa kereta api jurusan tanah abang akan segera melintas beberapa saat lagi. Singkat cerita kami sudah di dalam kereta. Beruntungg sekali, tempat kosong sekali. Tapi dinginnn :~    benar-benar sungguh nyaman naik kereta api AC J di dalamnya ada televisi. Fungsi sebagai hiburan dan memberitahukan stasiun yang akan berhenti untuk selanjutnya. Di satu sisi, agak sedikitt kecewa. Karena memang posisi malam hari, jadi tidak bisa melihat pemandangan di luar. Hanya yang dari luar saja dapat melihat kami yang berada di dalam kereta.

Satu persatu stasiun telah dilewati. Hinggga akhirnya ditengah kegembiraanku terhenti di stasiun pondok ranji. Aku turun dengan kaki kanan terlebih dahulu dan masuk ditengah kerumunan orang-orang yang menuju pemeriksaan tiket keluar. Karcis itu kugenggam erat. Saat petugas mengambilnya ia hanya memastikan apakah karcis itu baru atau tidak, kemudian membuangnya?!! WHATTT DI BUANG? petugas karcis dengan enaknya melempar karcis  malang yang telah dipakai itu #berlinang air mata.  

Itulah cerita gembiraku semalam dengan kereta api, karna jarang sekali aku menggunakan transportasi satu ini (beberapa bulan lalu). Dan senangnya karna harga tiket KERETA SUDAH MURAH yaitu Rp 3000 + kartu kereta Rp 5000 J Gunanya yang aku tahu, ketika sudah sampai di stasiun kita diminta untuk mengembalikan kartu dan diberi uang Rp 5000. Mungkin sebagai jaminan kalau kita adalah warga Indonesia yang mematuhi tata tertib berkendara hhihihi ^3^v

**Jadi, teruslah semangat ya kawan-kawan ku! Semoga kita dapat bertemu di  pertemuan “candy rainbow”,, akhir kata saya mohon maaf setulus-tulus nya, apabila ada kesalahan dan semoga kita dapat mengambil manfaat dari kalimat di atas. Tulisan ini sekaligus mengingatkan saya untuk dapat terus dan terus belajar, berusaha, dan berdoa. Penulis menerima kritik dan saran ^-^ Wassalamu’alaikum**
Gogogo!smngat *senyumpalingmanis