Sharing, Candy Rainbow
To: all my friends and readers
Berkata
candy, kita ingat permen lollipop berwarna-warni yang manis. Dan berkata
rainbow, kita pasti ingat saat-saat di mana kita menikmati keindahan sang
pencipta yang berwarna-warni pula. Kedua kata itu “indah” bagiku. Kedua kata
itu “candy rainbow” mengingatkan ku akan kepahitan, kemanisan, dan sejuta ‘perasaan,gejolak’
yang membanjiri cita-cita ku.
Di
dalam pelangi yang tiada terujung, maka ada saatnya kita pasti akan menemukan di
mana titik ujung tersebut bersembunyi. Bersembunyi di balik milyaran kilauan
cahaya. Andai, pelangi itu roket yang
mampu mengantarkan ku kepada jutaan bintang, maka akan kunaiki pelangi dan
berseluncur gembira di bawah permadani hijau. Berguling-guling
melepaskan kepenatan hidup, tersenyum akan kesuksesan dan bersyukur akan
kenimatan yang dapat mengantarkan kepada kesuksesan akhirat.
Perlahan
aku melawati lengkungan pelangi, terasa ringan. Ahh bukankah ini permulaan? Ini
mudah! Langkah berikutnya, perjalanan ini serasa mengikat ke dua kaki.
Mungkinkah ada yang terlupakan olehku? Ah-ya, aku ingat pesan umy “memulai
aktivas atau mengerjakan sesuatu jangan lupa di niatkan hal yang baik dan mulakan
basmallah dan di akhir pekerjaan ucapkan hamdallah” Melanjutkan perjalanan,
tikungan terlihat meninggi dan tiupan angin mengoyangkan tubuh, ke kanan dan ke
kiri. Terdiam! Berpikir untuk mundur, ini bukan style ku! Penasaran apa yang
terdapat di ujung pelangi, kembali menghidupkan kilauan cahaya yang meredup.
Berkata sendiri untuk menyemangati, gogogo!semangat.
Tekad
kuat, usaha maksimal, dan berdoa kepada Allah SWT membuat diri ini berada di
teratas pelangi. Tidak ingin sendiri, menikmati kesegaran udara dan percikan
cahaya yang tidak bisa di beli dengan harga murah. Harga dari kata “semangat”. Seseorang menunjukkan jalan yang dapat
mengantarkan cita-cita itu kepada ku. Mendengar, mengambil hikmah atas kejadian
yang terjadi. Berjalanlah dengan tegap dan pasti! Jangan lupa untuk di niatkan
dan basmallah! Kemudian bersabarlah melewati ujiannya! Tidak letih, tidak lesu,
dan pantang menyerah! karena Allah! Segera, kita akan melihat ujung pelangi
yang tiada lebih indah kilauan cahayanya.
Betulkah
ini akhir dari wisata pelangi? TIDAK!
Betulkah
semua cita-cita ini sudah terealisasikan? BELUM!
“Tapi,
ini sudah di puncak pelangi. Apalagi yang ingin di gapai? Kesuksesan sudah di
tangan karena kerja keras”
Lupakah
engkau akan nikmat Allah? Lupakah engkau akan berseluncur gembira di atas
permadani hijau? Lupakah engkau akan melihat dan merasakan ‘ujung pelangi’ yang
konon tiada bertepi itu? Jadilah, pencetak kesuksesan.
Ku genggan
erat ke tangan sahabat. Meluncur gentar gembira dengan sederet gigi putih
terlihat. Sungguh menyenangkan terjun dari atas sini. Bertemu kawan-kawan,
saudara, bahkan aku melihat ada yang berbeda suku dan ras. Tapi yang aku tahu,
kita adalah ‘sama’. Upss! Tapi jangan lupa rem istiqomahnya. Tetaplah berada di
jalur pelangi. Hingga akhirnya kita akan menemukan sebuah gentong kendi ajaib
yang tersembunyi di ujung titik pelangi.
Hupp~
kita menapakkan kaki bersama. Alhamdulillah … Saling bercerita perjalanan
masing-masing. Tak jauh dari ujung pelangi, ku lihat ada peri kecil yang
membagikan gentong emas yang berkilauan. Sinarnya seperti permen yang
berkilauan. Aku suka itu! Dengan rasa ingin tahu, aku mendekat dan berkata
“Wahai engkau yang bersayap, siapakah engkau? Dan apa yang kau bagikan ini?
Bolehkah aku mendapatkannya?” Ia
tersenyum lembut kepada ku, harum nya tempat ini tidak pernah ku peroleh
sebelumnya, udara yang sejuk, lukisan langgit dengan kupu-kupu yang sibuk
memamerkan kecantikannya, dan yang tidak dapat kupercaya adalah di sana aku
dapat bertemu dengan mereka yang ingin sekali ku temui dari segala penjuru
dunia. Tempat apakah ini sesungguhnya? Peri bersayap itu mendekat dan terbang
membisiki telinga kanan ku “ini adalah buah candy rainbow mu…”
Tersenyum
puas kini di rasakan, berlari lega
bersama meraka yang kucintai. Ya Allah… terima kasih atas segala nikmat yang
tercurah kepada kami, umat-umat yang setia menyembah-Mu. Segala puji bagi mu Ya
Allah, Tuhan semesta alam. Sujud ini tidak akan berhenti untuk selalu
berdekatan dengan-Mu.
~Note
author:
Assalamu’alaikum sahabat.. Perkenalkan saya angga, biasa dipanggil ang/afi , kini umur ku 19thn. Aku suka menulis, terkadang apa yang ada dipikiranku tidak semulus apa yang ku tulis. Dan aku memiliki cukup banyak energi untuk mengerjakan kegiatan-kegiatan positif :D
Aku berharap menjadi insan yang bermafaat untuk agamaku dan orang2 sekitar.
**Jadi,
terus lah semangat ya kawan-kawan ku! Semoga kita dapat bertemu di pertemuan “candy rainbow”,, akhir kata saya
mohon maaf setulus-tulus nya, apabila ada kesalahan dan semoga kita dapat
mengambil manfaat dari kalimat di atas. Tulisan ini sekaligus mengingatkan saya
untuk dapat terus dan terus belajar, berusaha, dan berdoa. Penulis menerima
kritik dan saran ^-^ NO SARA! Wassalamu’alaikum**
Gogogo!smngat
*senyumpalingmanis

