Jumat, 28 September 2012

Sharing, Candy Rainbow


Sharing, Candy Rainbow
To: all my friends and readers

Berkata candy, kita ingat permen lollipop berwarna-warni yang manis. Dan berkata rainbow, kita pasti ingat saat-saat di mana kita menikmati keindahan sang pencipta yang berwarna-warni pula. Kedua kata itu “indah” bagiku. Kedua kata itu “candy rainbow” mengingatkan ku akan kepahitan, kemanisan, dan sejuta ‘perasaan,gejolak’ yang membanjiri  cita-cita ku.

Di dalam pelangi yang tiada terujung, maka ada saatnya kita pasti akan menemukan di mana titik ujung tersebut bersembunyi. Bersembunyi di balik milyaran kilauan cahaya.  Andai, pelangi itu roket yang mampu mengantarkan ku kepada jutaan bintang, maka akan kunaiki pelangi dan berseluncur gembira di bawah permadani hijau. Berguling-guling melepaskan kepenatan hidup, tersenyum akan kesuksesan dan bersyukur akan kenimatan yang dapat mengantarkan kepada kesuksesan akhirat. 

Perlahan aku melawati lengkungan pelangi, terasa ringan. Ahh bukankah ini permulaan? Ini mudah! Langkah berikutnya, perjalanan ini serasa mengikat ke dua kaki. Mungkinkah ada yang terlupakan olehku? Ah-ya, aku ingat pesan umy “memulai aktivas atau mengerjakan sesuatu jangan lupa di niatkan hal yang baik dan mulakan basmallah dan di akhir pekerjaan ucapkan hamdallah” Melanjutkan perjalanan, tikungan terlihat meninggi dan tiupan angin mengoyangkan tubuh, ke kanan dan ke kiri. Terdiam! Berpikir untuk mundur, ini bukan style ku! Penasaran apa yang terdapat di ujung pelangi, kembali menghidupkan kilauan cahaya yang meredup. Berkata sendiri untuk menyemangati, gogogo!semangat.

Tekad kuat, usaha maksimal, dan berdoa kepada Allah SWT membuat diri ini berada di teratas pelangi. Tidak ingin sendiri, menikmati kesegaran udara dan percikan cahaya yang tidak bisa di beli dengan harga murah. Harga dari kata “semangat”.  Seseorang menunjukkan jalan yang dapat mengantarkan cita-cita itu kepada ku. Mendengar, mengambil hikmah atas kejadian yang terjadi. Berjalanlah dengan tegap dan pasti! Jangan lupa untuk di niatkan dan basmallah! Kemudian bersabarlah melewati ujiannya! Tidak letih, tidak lesu, dan pantang menyerah! karena Allah! Segera, kita akan melihat ujung pelangi yang tiada lebih indah kilauan cahayanya.

Betulkah ini akhir dari wisata pelangi? TIDAK! 

Betulkah semua cita-cita ini sudah terealisasikan? BELUM!

“Tapi, ini sudah di puncak pelangi. Apalagi yang ingin di gapai? Kesuksesan sudah di tangan karena kerja keras”

Lupakah engkau akan nikmat Allah? Lupakah engkau akan berseluncur gembira di atas permadani hijau? Lupakah engkau akan melihat dan merasakan ‘ujung pelangi’ yang konon tiada bertepi itu? Jadilah, pencetak kesuksesan.

Ku genggan erat ke tangan sahabat. Meluncur gentar gembira dengan sederet gigi putih terlihat. Sungguh menyenangkan terjun dari atas sini. Bertemu kawan-kawan, saudara, bahkan aku melihat ada yang berbeda suku dan ras. Tapi yang aku tahu, kita adalah ‘sama’. Upss! Tapi jangan lupa rem istiqomahnya. Tetaplah berada di jalur pelangi. Hingga akhirnya kita akan menemukan sebuah gentong kendi ajaib yang tersembunyi di ujung titik pelangi. 

Hupp~ kita menapakkan kaki bersama. Alhamdulillah … Saling bercerita perjalanan masing-masing. Tak jauh dari ujung pelangi, ku lihat ada peri kecil yang membagikan gentong emas yang berkilauan. Sinarnya seperti permen yang berkilauan. Aku suka itu! Dengan rasa ingin tahu, aku mendekat dan berkata “Wahai engkau yang bersayap, siapakah engkau? Dan apa yang kau bagikan ini? Bolehkah aku mendapatkannya?”  Ia tersenyum lembut kepada ku, harum nya tempat ini tidak pernah ku peroleh sebelumnya, udara yang sejuk, lukisan langgit dengan kupu-kupu yang sibuk memamerkan kecantikannya, dan yang tidak dapat kupercaya adalah di sana aku dapat bertemu dengan mereka yang ingin sekali ku temui dari segala penjuru dunia. Tempat apakah ini sesungguhnya? Peri bersayap itu mendekat dan terbang membisiki telinga kanan ku “ini adalah buah candy rainbow mu…”

Tersenyum puas kini di rasakan,  berlari lega bersama meraka yang kucintai. Ya Allah… terima kasih atas segala nikmat yang tercurah kepada kami, umat-umat yang setia menyembah-Mu. Segala puji bagi mu Ya Allah, Tuhan semesta alam. Sujud ini tidak akan berhenti untuk selalu berdekatan dengan-Mu.

~Note author:

Assalamu’alaikum sahabat.. Perkenalkan saya angga, biasa dipanggil ang/afi , kini umur ku 19thn. Aku suka menulis, terkadang apa yang ada dipikiranku tidak semulus apa yang ku tulis. Dan aku memiliki cukup banyak energi untuk mengerjakan kegiatan-kegiatan positif :D

 Aku berharap menjadi insan yang bermafaat untuk agamaku dan orang2 sekitar.

**Jadi, terus lah semangat ya kawan-kawan ku! Semoga kita dapat bertemu di  pertemuan “candy rainbow”,, akhir kata saya mohon maaf setulus-tulus nya, apabila ada kesalahan dan semoga kita dapat mengambil manfaat dari kalimat di atas. Tulisan ini sekaligus mengingatkan saya untuk dapat terus dan terus belajar, berusaha, dan berdoa. Penulis menerima kritik dan saran ^-^ NO SARA! Wassalamu’alaikum**
Gogogo!smngat *senyumpalingmanis



Senin, 24 September 2012

PIANO BATTEL BY JAY CHOI

PIANO BATTEL BY JAY CHOI
ENJOY :D
Di sarankan untuk menyaksikan dan menikmati permainan piano ini dengan santai *jangan lupa ngedip lho, hhihihihi
 

Jumat, 14 September 2012

KENAPA KALIAN MASIH DI SINI?




Ketika kau mendengar banyak suara yang menyerumu, kenapa kau tidak bergerak?
Aku memanggil nama mu, namun kau tak hirau kan suara ku
Parau sudah suara ku, dan ku gemgam erat tangan mu

Tapi … mengapa kau masih di sini?

Aku ada, maka aku akan tetap berjuang!
Sebuah kepercayaan adalah kunci ukhuwah kita, tidak kah kau pahami itu?
Menyayangi karena Allah, tidak kah kau pahami itu?
Bukan semata kepentingan diri sendiri


Wahai saudari ku, kenapa kalian masih di sini?


Tidak ada kah seorang pun! Yang mengatakan bahwa itu salah?
Tidak kah seorang pun! Yang mengatakan bahwa sebagian kecil itu benar?

Apakah jiwa mu bimbang wahai saudari ku?


Mari… akan ku tunjukkan sebuah fakta masa lalu dan ramalan masa datang
Maka…kau akan melihat, membaca, mendengar ayat-ayat Allah
Al-Qur’an …
Akankah kau akan tetap berdiam diri wahai saudariku?
Lalu, kau pun akan mememantapkan hatimu pada-Nya
Bangkitlah, berjuanglah, dan semangatlah!
Lakukan karena Allah!